
PAMANUKAN || pancegnews ||– Mengawali tahun 2026, wajah pusat kota Pamanukan mengalami perubahan signifikan. Bukan sekadar perbaikan infrastruktur biasa, rampungnya renovasi Jalan Veteran Pamanukan Kota sepanjang 423 meter kini diproyeksikan menjadi katalisator utama kebangkitan ekonomi di wilayah Subang Utara.
Jika sebelumnya mobilitas warga terhambat oleh kerusakan jalan yang menahun, kini masyarakat dapat menikmati akses jalan yang leucir (mulus) dengan lebar yang telah ditingkatkan dari lima meter menjadi tujuh meter. Pelebaran ini diyakini akan mengubah peta distribusi barang dan jasa di kawasan tersebut.
Perwakilan masyarakat, Ade Saliman, menegaskan bahwa perubahan status jalan dari rusak menjadi permanen adalah angin segar bagi para pelaku usaha. Menurutnya, infrastruktur yang baik adalah syarat mutlak agar roda perekonomian tidak tersendat.
”Alhamdulillah, tahun ini Jalan Veteran diperbaiki secara permanen. Kami yakin roda perekonomian, khususnya di Pamanukan, akan jauh lebih baik lagi. Ini manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Ade saat prosesi peresmian yang bertepatan dengan penutupan Livelihood Restoration Program (LRP) 2025.
Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi (Kang Akur), mengungkapkan bahwa perbaikan ini adalah bagian dari strategi besar Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam mengejar target “Subang Leucir 2027”.
Tidak main-main, pada tahun anggaran 2025 saja, pemerintah telah melakukan intervensi terhadap 92 kilometer jalan dengan total anggaran mencapai Rp250 miliar.
”Pak Bupati menargetkan tahun 2027 infrastruktur tuntas. Maka dari itu, anggaran kita prioritaskan untuk jalan secara bertahap. Jika infrastruktur baik, maka produk perekonomian masyarakat Pamanukan pun akan meningkat,” jelas Kang Akur.
Namun, pembangunan fisik ini membawa tantangan baru bagi warga. Camat Pamanukan, Bambang Edi Purwanto, beserta tokoh masyarakat lainnya diingatkan untuk menjaga aset tersebut. Kang Akur menekankan bahwa jalan yang mulus harus dibarengi dengan tatanan lingkungan yang sehat.
”Kebersihan lingkungannya jangan lupa, terutama pengelolaan sampahnya. Jangan sampai jalannya sudah bagus, tapi lingkungannya tidak dijaga,” pungkasnya.
Dengan akses yang kini lebih lebar dan mulus, Jalan Veteran Pamanukan tidak hanya menjadi jalur penghubung, tetapi juga simbol optimisme baru bagi masyarakat Subang di tahun 2026 untuk melompat lebih tinggi dalam sektor perdagangan dan jasa.(rafli)