
SUBANG || pancegnews || 04/01/2026 || – Ratusan pendekar dan santri Pencak Silat Pagar Nusa berkumpul memadati Gedung PCNU Kabupaten Subang pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kehadiran mereka bertujuan untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) Pagar Nusa yang ke-40, sebuah perjalanan panjang organisasi bela diri di bawah naungan Nahdlatul Ulama sejak didirikan pada 3 Januari 1986.
Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini berlokasi di Jl. Darmodiharjo No.4, Sukamelang, Kec. Subang. Sejak pagi, area gedung PCNU telah dipenuhi oleh seragam hitam khas Pagar Nusa, menciptakan atmosfer semangat “Bela Agama, Bangsa, dan Negeri.”

Dalam sambutannya, Ketua PC Pagar Nusa Subang menekankan bahwa usia 40 tahun merupakan momentum kematangan bagi para pendekar. Beliau mengingatkan kembali sejarah berdirinya Pagar Nusa di Pondok Pesantren Lirboyo pada tahun 1986 sebagai wadah pemersatu pencak silat di lingkungan NU.
”Pagar Nusa bukan sekadar seni bela diri, tapi benteng ulama dan bangsa. Di usia ke-40 ini, kita harus semakin solid dan berkontribusi nyata bagi keamanan serta kedamaian di Kabupaten Subang,” ujarnya di hadapan para pengurus dan tamu undangan.
Peringatan Harlah tahun ini diisi dengan berbagai agenda menarik, di antaranya:
- Istighosah dan Doa Bersama: Mendoakan para pendiri Pagar Nusa dan keselamatan bangsa.
- Atraksi Pencak Silat: Penampilan jurus-jurus mumpuni dari para atlet muda berprestasi asal Subang.
- Pemotongan Tumpeng: Sebagai simbol rasa syukur atas eksistensi organisasi selama 4 dekade.
- Santunan Sosial: Pemberian bantuan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus Tanfidziyah dan Syuriyah PCNU Subang, perwakilan Banom NU (Ansor, Banser, IPNU-IPPNU),Ketua LESBUMI (lembaga seni budaya islam) Gus Eko, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para kiai dan sesepuh memberikan suntikan semangat bagi para pendekar muda untuk terus menjaga tradisi pesantren melalui jalur silat.

Perayaan Harlah ke-40 ini diharapkan menjadi titik balik bagi Pagar Nusa Subang untuk semakin profesional dalam mencetak atlet pencak silat berbakat yang tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah.( rali )